“Kami sangat mengapresiasi ke pihak desa/kepala desa, yang sudah memfasilitasi kami dengan pihak perusahaan, sehingga kami tidak merasa dirugikan dan diserobot lahan kami.” ungkap warga Cilengsir.
Terpisah, kepala desa Cikamunding, Yayan Hendayan ST yang akrab di panggil Musalef mengatakan “Kami tidak pernah menjual lahan bengkok/lahan desa, apalagi dengan nominal yang sangat fantastis, tetapi itu hanya kompensasi tanah yang digunakan untuk jalan perusahaan, kan nantinya jalan bisa dipergunakan untuk masyarakat umum bukan kepentingan pribadi.”
Selain itu, ia juga membantah tuduhan bahwa dirinya sudah menjual tanah bengkok milik desa itu tidak benar. ungkapnya via WhatsApp. .
“Kami tidak melakukan penyerobotan. Kami bekerja sama dengan masyarakat, dan jika kami menyerobot lahan, tentu kami tidak bisa menjalin kemitraan seperti ini,” tegasnya.
Tri