Kepala Disbudporapar, Klaten Sri Nugroho mengatakan,m bahwa anggaran untuk pemberian penghargaan dialokasikan dari Perubahan Angfaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Klaten 2023 senilai Rp4,9 miliar.
‘’Ada 486 penghargaan yang diberikan kepada 127 atlet, 49 pelatih dan 51 official. Satu orang bisa meraih 2 atau 3 penghargaan sekaligus, tergantung nomor yang dimenanginya,’’ ujar Sri Nugroho.
Bonus yang diberikan adalah Rp40 juta untuk peraih medali emas, Rp30 juta untuk perak dan Rp20 juta untuk peraih medali perunggu.
‘’Saat ini, bonus sudah ditransfer ke rekening para penerima. Tentu saja jumlahnya sudah dipotong pajak sesuai aturan yang berlaku, yakni besarnya antara 6 persen sampai 15 persen,’’ kata Sri Nugroho.
Bonus terbesar diterima atlet atletik NPCI Klaten, Ririn Dwi Asih yakni Rp122,5 juta, disusul Akhmad Saidah atlet atletik Peparprov dengan Rp112,5 juta, Jaka Sriyana atlet atletik Peparprov Rp100 juta dan Miswan atlet renang Peparprov dengan Rp100 juta.
Adi Riyanti atlet renang Peparprov menerima bonus Rp90 juta, atlet gantole Porprov Isah Iriawan meraih bonus Rp90 juta, atlet atletik Peparprov Faqih Qhoeroni meraih Rp91 juta, dan atlet panahan Porprov Irfan Ginting Prabowo meraih bonus Rp83 juta.
Arifin/ed. MN