Kemudian sekitar pukul 14.00 WIB korban SR ditemukan dalam kondisi tubuh masih lemas dan mulut berbusa lebih kurang 100 meter ke arah selatan aliran sungai Bedog dari lokasi awal berenang di bawah bendungan Kronggahan, oleh Tim Relawan Gabungan, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Sleman, Basarnas Sleman.
Sekira Pukul 17.00 WIB, korban laka air, DRG berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal di bawah bendungan Kronggahan oleh Tim Relawan dan Basarnas dan BPBD. Kemudian pihak keluarga langsung meminta jenazah dibawa pulang ke rumah duka di Padukuhan Tinom Sidoarum, Godean.
“Setelah berhasil dievakuasi korban dibawa dengan ambulance dan dibawa ke kediaman keluarga korban di Dusun Tinom RT02/RW008, Kelurahan Sidoarum, Kecamatan Godean, Sleman. Dari hasil visum luar tim medis dari Puskesmas Mlati 2 menyatakan korban sudah meninggal karena tenggelam di air,” tambahnya.
Untuk korban SR, untuk malam ini akan dibawa ke asalnya di Madura menggunakan ambulance PMI (Palang Merah Indonesia)
“Korban DRG akan disemayamkan di Dusun Tinom RT02/RW008, Kelurahan Sidoarum, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman. Keluarga Korban sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menuntut secara hukum,” pungkas Salamun.
Ar/Ed. MN