“Kajari Sleman jangan jadi pengecut,” lanjutnya.
Ia juga menyayangkan sikap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sleman yang terkesan menghindar dan enggan menemui massa aksi.
Massa ARPI juga menekankan pentingnya transparansi dalam mengungkap kasus tersebut.
“Kami mendukung penuh Kejaksaan jika mereka berada di jalur yang benar. Namun, Kejari harus berani mempublikasikan siapa saja yang terlibat dalam kasus ini,” ungkap Feldynata Kusuma, salah satu perwakilan massa aksi dalam orasinya.
Setelah menggelar orasi di depan Kejari, massa masuk ke depan lobby Kejari Sleman untuk melanjutkan orasinya. Sangat disayangkan, lagi-lagi Kajari Sleman tidak berhasil ditemui dengan alasan sedang keluar kota.
ARPI menegaskan akan melakukan aksi dengan massa lebih besar lagi jika Kejati Sleman tidak segera menuntaskan kasus dugaan korupsi dana hibah pariwisata Sleman ini.
Ar/Ed. MN