“Februari kemarin sudah sampai nomor 2, sehingga harapan kami habis lebaran bisa ajukan pencairan dana sambil sosialisasi dan bisa mulai pelaksanaan padat karya akhir April,” ujarnya.
Bambang menambahkan, untuk program padat karya tahun ini menggunakan APBD dengan total anggaran Rp2,9 miliar.
“Harapannya program padat karya ini dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan ketentuan sehingga infrastruktur tingkat Kalurahan memadai yang dapat melancarkan roda perekonomian dan memberikan penghasilan sementara kepada masyarakat dalam rangka mengurangi pengangguran dan kemiskinan,” harapnya.
“Ada 19 titik lokasi pada triwulan (tw) 2 dan 10 titik lokasi pada triwulan 2-3. Tw 1= Januari-Maret, tw 2 = April-Juni, tw 3=Juli-September, tw 4=Oktober-Desember,” pungkasnya.
Ar/Ed. MN