Lebih lanjut Arif menambahkan, dalam rangka meningkatkan ekosistem pariwisata yang bersih dan nyaman pasca pandemi, pemerintah kabupaten dan dinas pariwisata juga lebih meningkatkan kunjungan wisata di Gunung Kidul sperti ap langkah yang diambil pemerintah kabupaten dan dinas pariwisata juga telah mempersiapkan sarana dan prasarana untuk protokol kesehatan dan melakukan pembinaan kepada para pengelola destinasi wisata setempat, melalui Pokdarwis guna meningkatkan SDM dan menjaga kebersihan dilingkungan wisata.Hal itu dilakukan guna lebih meningkatkan kunjungan wisata di Gunung Kidul.
“Bersama-sama pelaku wisata seperti yang sudah dilaksanakan sejak awal destinasi dibuka kembali pasca pandemi, menyiapkan sarana protokol kesehatan seperti tempat wastafel atau cuci tangan dan barcode perduli lindungi pada titik-titik tertentu destinasi wisata.
Selain itu dilaksanakan juga pembinaan melalui pelatihan dan forum komunikasi kepada para pengelola destinasi, yaitu pokdarwis atau desa wisata untuk peningkatan kapasitas SDM pelaku wisata termasuk menjaga kebersihan lingkungan disekitar destinasi.” imbuhnya.
Demikian juga dari segi keamanan dan kenyamanan, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul juga bekerjasama dengan para stakeholder yang ada guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan para pengunjung.
“Dari segi keamanan juga demikian, tahun ini pengelola destinasi termasuk perwakilan rekan-rekan SAR kita ikutkan pelatihan tentang keamanan destinasi wisata. Selain itu untuk mengoptimalkan pengamanan bagi wisatawan kita juga bekerjasama dengan SARLINMAS, Polres, Kodim, Satpol PP dan Dishub dalam pengamanan dilokasi destinasi baik dari sisi lalu lintas, keamanan pantai maupun ketertiban umum.” pungkasnya.
Arifin