“Level harga saat ini tidak mendorong sentimen beli yang kuat, tetapi lnvestor jelas melihat 1 dolar Australia sebagai level harga yang layak,” kata Simpson
Perusahaan yang menyediakan layanan pembiayaan konsumen untuk dua pengecer besar Australia, Harvey Norman dan JB Hi-Fi, pekan lalu sudah mewanti-wanti bahwa mereka telah menemukan bukti lebih jauh mengenai adanya pencurian informasi.
Beberapa perusahaan Australia mengaku menjadi sasaran serangan siber dalam beberapa bulan terakhir. Menurut para pakar, keadaan in disebabkan oleh kurangnya staf dalam industri keamanan siber di negara tersebut.
Tahun lalu, sejumlah perusahaan besar Australia melaporkan pembobolan data yang lalu mendorong pihak berwenang meningkatkan upaya memperkuat keamanan siber dan menerapkan aturan berbagi data yang lebih ketat guna mencegah pelanggaran serupa terjadi lagi nanti.
Awal bulan ini, Latitude terpaksa mematikan platform online-nya. Perusahaan ini menjelaskan bahwa Polisi Federal Australia dan Pusat Keamanan Siber Australia sedang menyelidiki kasus serangan itu.
Ant. dari Reuters/ed. MN