Seorang warga sekitar berinisial S (38) mengatakan “Sekitar pukul 01.30 WIB subuh awalnya saya dengar keributan yang membuat saya terbangun dari tempat tidur saya, suara tersebut sangat keras sehingga saya mengintip dari diding rumah saya yang berlubang saya melihat si Sani Sinaga sudah dijambak dan diseret seret oleh pengelola cafe tersebut sampai ketiang listrik samping rumah saya habis diseret si Sani Sinaga juga ditampar dan dipukul hanya itu saja yang saya lihat” ujarnya.
Setelah cekcok diantara timnya Sani Sinaga dan Asnita Sinaga kedua belah pihak tersebut lanjutkan saling melapor dipolres Samosir, dan kepolisian resot Polres Samosir langsung cepat menindaklanjuti berkas laporan kedua belah pihak tersebut dan Sani Sinaga bersama timnya sudah dipanggil dan dilakukan pemeriksaaan namun asnita sinaga bersama timnya dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut namun asnita Sinaga bersama timnya diduga kurang ber etikat baik dikarenakan hingga pada hari ini belum pernah memenuhi panggilan dari pihak kepolisian Polres Samosir,
Untuk menyeimbangkan informasi perkara dugaan penganiayaan tersebut dikonfirmasi kru media kepada Kanit Pidum polres Samosir AKP Fazri Lubis SH.MH mengatakan, “Benar bang kami sudah panggil kedua belah pihak namun masih Sani Sinaga bersama timnya yang masih menghadiri panggilan kami namun Asnita Sinaga hingga pada hari ini belum bisa hadir untuk memenuhi surat panggilan kami bang, perkara laporan kedua belah pihak yang adanya dugaan penganiayaan langsung cepat kami respon bang karna itu sudah instruksi dari Kapolri, Kapolda dan Kapolres bang” ungkapnya.
(Red)