LimaSisiNews, Kulonprogo (DIY) –
Memasuki pekan terakhir di bulan Ramadhan 1446 H, Dinas Komunikasi dan Informatika memfasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo dalam mensosialisasikan Kesiapan Pemerintah dalam Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446H.
Sejumlah persiapan dilakukan oleh Pemerintah guna memastikan keamanan pemudik yang akan masuk ke Kulonprogo.
Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko menyampaikan bahwa Kabupaten Kulonprogo adalah pintu gerbang bagian barat bagi pemudik dan wisatawan yang akan memasuki Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pemkab Kulonprogo melalui Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sudah aktif berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk persiapan pengamanan arus lalu lintas.
“Kulonprogo adalah Latare Wong neng Jogja. Kulonprogo harus memberikan pelayanan yang prima dengan cara kita harus membikin pos-pos di beberapa titik termasuk kita utamakan di bagian perbatasan dan titik tertentu (bagian crusial atau crowded)”, ujar Ambar.
Selain dalam pengaturan arus lalu lintas, Pemkab Kulonprogo juga telah mempersiapkan berbagai hiburan seperti destinasi wisata dan event yang dapat di kunjungi oleh pemudik dan wisatawan. Dari mulai wisata pegunungan pantai, air terjun, kuliner dan event festival tersedia.
“Kami dari dinas pariwisata, menyiapkan beberapa festival termasuk ada festival menoreh, festival di daerah laguna dekat pantai juga ada. Tinggal pilih, karena di Kulonprogo opo-opo Ono,” jelas Ambar.