LimaSisiNews, Kuala Lumpur (Malaysia) –
Warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia bersiap “merandang” (membuat/memasak rendang) guna menyajikan hidangan istimewa untuk dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 H (Hijriah)/2023 M (Masehi).
“Oh, saya sudah siap. Semua sudah di pendingin, beku. Dari daging sampai kelapa parut,” kata Kusiati, pekerja migran asal Gresik, ketika ditemui di Kampung Baru, Kuala Lumpur, Kamis (20/04/2023).
Belajar dari Lebaran tahun sebelumnya, ketika pemerintah Malaysia menetapkan 1 Syawal lebih cepat sehari dari perkiraan sebelumnya, ia mengatakan telah menyiapkan semua bahan makanan yang dibutuhkan untuk perayaan Hari Raya Idul Fitri seminggu sebelum hari H.
Meski berasal dari Jawa Timur, Kusiati yang sudah cukup lama tinggal di Malaysia mengatakan rendang menjadi menu yang selalu ada di setiap hidangan Lebaran di keluarganya.
Tidak lupa menu favorit lainnya dari mulai sambal goreng udang, dan tentu saja dinikmati bersama dengan ketupat.
“Saya sudah buat ketupatnya. Tinggal dimasak,” imbuh Kusiati.
Persiapan serupa juga dilakukan Sahria. Ibu asal Madura, yang logatnya sudah sangat Melayu, mengaku sudah menyiapkan semua bahan makanan untuk hidangan istimewa usai shalat Idul Fitri nanti.
Menunya, menurut dia, kurang lebih sama dengan Kusiati. Tidak ada sambal goreng ati, karena memang mengikuti ciri khas Jawa Timur yang biasanya memadukan ketupat dengan sambal goreng udang.